free page hit counter
Kepala Desa Kreatif, Aryanto

Kepala Desa Kreatif dari Kabupaten Lingga, Aryanto (kanan) bersama staf khusus Bupati Lingga, Ady Indra Pawennari. Foto - gooday.id

Kepala Desa Kreatif Ini Sukses Gelar Bazar Tanpa Gerogoti Duit Pemda

Kepala Desa Kreatif, Aryanto
Kepala Desa Kreatif dari Kabupaten Lingga, Aryanto (kanan) bersama staf khusus Bupati Lingga, Ady Indra Pawennari. Foto – gooday.id

GOODAY – Kepala desa kreatif tentu dibutuhkan oleh pemerintah daerah, seperti halnya Pemkab Lingga, Provinsi Kepri. Kabupaten yang masih harus banyak dikembangkan ini selayaknya didukung semua pihak, baik pemerintah dan warganya.

Salah satu kepala desa kreatif di Kabupaten Lingga adalah Aryanto. Ia adalah Kepala Desa (Kades) Daik. Selama 10 hari, 9 sampai 18 Februari 2019, lelaki ini sukses melahirkan pasar rakyat berupa bazar merayakan 3 tahun kepemimpinan Bupati Alias Wello dan Wakil Bupati M Nizar.

Dana yang dibutuhkan untuk bazar itu mencapai ratusan juta, termasuk hadiah, panggung utama serta lapak-lapak para pedagang. Ada 71 lapak yang dimanfaatkan para pedagang kecil serta perajin UMK di Kabupaten Lingga untuk menjual produknya.

Bagaimana Kepala Desa Kreatif Ini Melakukannya?

Saat berbincang dengan gooday.id di Rumah Makan Jamhur di sela-sela bazar, kepala desa kreatif ini memulainya dengan mengumpulkan para pedagang yang ingin berjualan selama bazar. Tidak sulit mengumpulkan mereka karena sebelumnya Aryanto pernah melakukannya dan sukes.

“Saat Tamadun Melayu kemarin, ada pedagang makanan khas Melayu yang mengantongi keuntungan bersih di atas Rp10 juta. Jadi sebenarnya para pedagang ini menantikan kapan ada bazar lagi,” kata Ariyanto.

Kepada para pedagang, Aryanto menawarkan para pedagang membuat sendiri lapaknya atau panitia yang menyediakan semuanya, termasuk litrik. Mayoritas pedagang memilih opsi kedua.

Kepala desa kreatif ini pun mendatangi seorang perangkat desa yang kebetulan memiliki usaha pertukangan. Bahan untuk lapak seperti kayu, atap lapak dan dinding disediakan dahulu oleh perangkat tersebut. Setelah lapak berjalan, para pedagang membayarnya. Para pedagang juga dibebani iuran untuk listrik untuk penerangan malam hari, karena bazar berlangsung hingga malam. Soal lapak selesai.

Baca Juga:

Melestarikan Jajanan Kampung Ala Mbah Hadi, Bisa Jadi Inspirasi

Bapak Buang Kakeknya ke Hutan, Anak Lelakinya Bersikap Seperti Ini

Perjalanan Hidup Ir Ciputra Meraih Sukses

Tak Kebagian Makanan, Ibu-ibu Ini Mengucapkan Sesuatu yang Membuat Kaget Penjualnya

Bripda Risda Yuliandari, Anak Buruh Bangunan Miskin Jadi Lulusan Terbaik Sekolah Polwan 2019

Demikian juga untuk panggung dan peralatannya seperti alat musik. Nah, kalau yang ini peran serta Ariyanto juga tak bisa dipandang kecil. Selain mengoordinir kegiatan bersama Forum RT/RW yang juga rela berkorban untuk suksesnya acara, Ariyanto juga meminjamkan barang-barangnya yang bisa dipakai. Kebetulan ia juga seorang entertainer dan event organizer.

Sedangkan hadiah untuk penonton seperti 5 sepeda motor, 5 sepeda, peralatan elektronik dan hadiah hiburan lain merupakan sumbangan dari para pejabat. Termasuk Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang menyumbang sebuah sepeda motor.

Berencana Menggelar Bazar Secara Berkala

Melihat bazar bermanfaat bagi para pedagang kecil di Kabupaten Lingga, kepala desa kreatif ini bahkan merencanakan menggelar bazar secara rutin. Periode waktu berkalanya akan dirapatkan dahulu dengan pihak-pihak yang terkait.

Meski bazar diadakan di daerah, tepatnya di halaman Kantor Bupati Lingga, daik, namun Aryanto mengupayakan keramaian yang maksimal. Bazar pada Februari lalu pun dimeriahkan artis dari negeri Jiran Malaysia, Poey Sting. Saya memang bukan penggemar lagu Malaysia, namun saya tahu sedikit sedikit lagu anthem milik penyanyi ini. Pada bazar sebelumnya Aryanto pun mengundang penyanyi dangdut Uut Permatasari.

Saya sempat bertemu dengan Poy dan menurutnya ia menikmati sambutan warga Lingga. Lagu kenangan Poey Sting dinyanyikan solo, dengan gaya komunikasinya yang cukup mengena, ia pun mendapatkan apresiasi. Saya hanya tahu salah satu lagunya, Dalam Diam Aku Mencintaimu. Saya tahu karena saya lihat penampilannya di panggung saat itu hehehe. Kabuur…

Yang belum kenal Poey Sting, silakan lihat video di bawah ini saat ia tampil di Daik, Lingga.

Sumber Video: Youtube.com/embed/IQcv5HqwqnE

Ditambahkan Aryanto, bazar yang diadakan di Daik telah mengundang minat pedagang dari luar Daik. Ada yang datang dari Dabo Singkep. Ketertarikan para pedagang dari luar Daik menurutnya indikator bahwa bazar bisa menjadi peningkat perekonomian warga.

Salah satu hal yang dilakukan Aryanto untuk warganya ialah melalui pendekatan yang humanis. Saat baru menjabat Kepala Desa Daik, ia terharu saat mendengar pengakuan ada warga yang mengaku senang diundang untuk rapat membahas bazar dan hal lain.

Karena memiliki jiwa entertainer, Aryanto mengatakan tak akan berhenti menggiatkan acara untuk kepentingan masyarakat. *** -Nurali Mahmudi-

1 thought on “Kepala Desa Kreatif Ini Sukses Gelar Bazar Tanpa Gerogoti Duit Pemda

Comments are closed.