Aneka Menu Buka Puasa Sehat di Tanjungpinang

Pasar Ramadan yang menjual aneka menu buka puasa sehat di Bintan Centre, Tanjungpinang, Kepri
Pasar Ramadan yang menjual aneka menu buka puasa sehat di Bintan Centre, Tanjungpinang, Kepri
Masakan yang dijual benar-benar segar dan fresh, membuat tempat ini selalu ramai setuiap menjelang berbuka puasa. Foto – nurali

GOODAY – Menu buka puasa sehat pasti menjadi dambaan setiap muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dengan pola makan yang berubah dari hari biasanya, menu yang tepat akan menjaga tubuh prima meski siangnya bekerja.

Di Kota Tanjungpinang, aneka menu buka puasa sehat bisa ditemukan di Plaza Bintan Centre, Komplek Pinlang Mas, Batu 9. Setiap sore, mulai pukul 15.00 WIB puluhan pedagang sudah menata dagangannya. Pasar ini akan tutup menjelang tarawih, hanya satu dua yang sampai malam.

Aneka makanan untuk berbuka komplit di tempat ini. Namun para pedagang hanya menjual sayur atau lauknya. Tidak ada yang menjual nasi. Kecuali lontong untuk beberapa jenis makanan yang memang tak cocok jika dipadukan dengan nasi.

Pedagang Menjaga Menu Buka Puasa Sehat

Aneke menu buka puasa sehat bisa didapatkan di satu tempat ini
Seperti biasa, di tempat seperti ini pun hadir peminta-minta. Foto – nurali

Karena pasar kaget ini hanya ada setahun sekali, setiap Ramadan, maka masakan yang dijual pun dalam kondisi fresh. Bahkan tidak sedikit pedagang yang mengolah makanannya di tempat.

“Kan untuk berbuka. Saya usahakan tetap hangat gorengan ini. Meski ada yang sudah digoreng, ini juga masih hangat,” tutur Kasim, penjual goreng-gorengan, Selasa (21/5/2019).

Kasim tidak sendiri. Pembeli sendiri memiliki banyak pilihan. Tak jarang menu masakan yang sama bisa ditemukan di beberapa lapak berbeda. Dan salah satu tujuan masyarakat ke sini ialah masakan segar.

Dengan melihat pedagang menyajikan menu berbuka puasa sehat secara langsung, pembeli lebih tertarik untuk membelinya.

“Saya selalu mencari pedagang yang memasak menunya di tempat. Kecuali sayur, kan bisa dirasakan hangat atau dingin di plastik kantongnya,” aku Desi, ibu rumah tangga yang setiap hari ke tempat ini.

Bekerja sebagai karyawan perusahaan swasta, Desi mengaku tak punya banyak waktu untuk memasak. Beruntung suaminya yang sama bekerja memakluminya. Bahkan tak jarang Desi dan suaminya berburu takjil dan menu berbuka puasa di sini.

Dari Takjil hingga yang Mengenyangkan

Parkir sepeda motor yang nyaman
Meninggalkan sepeda motor untuk berburu takjil di tempat ini lebih tenang. Foto – nurali

Memang tak ada yang menjual nasi di tempat ini. Meski demikian bukan berarti tak ada menu buka puasa sehat yang mengenyangkan. Misalnya prata atau makanan khas seperti pempek dan bakso.

Para pedagang menempati lapak-lapak yang disediakan pengelola. Bentuknya menyerupai gang, sisi kanan dan kiri lorong dipenuhi para pedagang. Bahkan di tengah jalan pun dimanfaatkan beberapa pedagang.

Kebanyakan yang berjualan di tengah jalan adalah para pedagang mainan anak-anak, bakso cilok menggunakan motor, aneka kerupuk.

Perlu kebijakan bagi pembeli saat mendatangi tempat ini. Biasanya, karena sehari puasa dan sebentar lagi berbuka, keinginan untuk membeli makanan meningkat.

Apalagi dari makanan pembuka hingga penutup ada. Untuk itu harus dipikirkan apa yang harus dibeli dari rumah. Hal ini dilakukan oleh Ana, warga Batu 7 yang tidak ingin terjebak pada hal mubazir.

“Dulu, bukan tahun ini, saya terbiasa memilih banyak makanan. Kalau mau buka kan gimana gitu rasanya, semua es kayaknya nikmat he he he,” akunya saat sedang memilih sayur.

Sekarang Ana belajar mengendalikan diri. Ia merasa lebih bisa meredam nafsu belanja ketika sudah merencanakan mau membeli apa. Jika tidak, ia khawatir kembali ke kebiasaannya yang lama. Asal borong sementara di rumah tak habis. Beberapa kali harus dibuang.

Menjadi Favorit Pembeli

Area parkir yang luas
Area parkir untuk kendaraan roda empat pun luas. Foto – nurali

Pasar Ramadan di Plaza Bintan Centre Komplek Pinlang Mas menjadi tujuan masyarakat Tanjungpinang. bahkan yang bukan tinggal di dekat lokasi ini.

Salah satu alasannya, tentu saja keragaman menu berbuka puasanya. Namun ada satu hal yang juga penting, yakni tempat parkirnya.

Karena berada di bagian belakang ruko, di sebuah lapangan tersendiri, pembeli merasa aman meninggalkan kendaraannya di tempat parkir yang sudah disediakan. Ratusan kendaraan bisa diparkir di tempat ini. Ada beberapa tukang parkir yang menjaga kendaraan itu.

Sementara deretan ruko yang ada juga bisa dijadikan tempat berteduh. Belakangan ini Tanjungpinang mulai musim penghujan. Tiba-tiba saja hujan bisa turun saat baru saja usai memilih menu berbuka puasa di pasar Ramadan ini.

Tidak heran jika hal ini terjadi, teras ruko yang kebanyakan kosong atau sudah tutup menjadi tempat berteduh warga. ***

Recommended For You

About the Author: Nurali

Lahir di Desa Bermi Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dari orang tua yang sama-sama berprofesi sebagai guru SD. Mencoba menulis, menyanyi dan melukis, akhirnya hanya menulis yang tetap dilakoni. SD di kampung, SMP di Gembong, melanjutkan di SMAN 1 Pati, kuliah di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Peserta berbagai pelatihan jurnalistik dan beberapa tulisannya memenangi lomba tulis tingkat lokal dan nasional. Sempat bekerja di sejumlah koran cetak, dan kini menjabat sebagai Redpel suarasiber.com